PENGERTIAN GEOSERVER

Leave a Comment
Assalamualaikum Wr.Wb

GeoServer merupakan server yang digunakan untuk keperluan GIS seperti berbagi, memproses serta mengedit data geospasial. Dikembangkan dengan menggunakan bahasa JAVA, perangkat ini menjadi suatu alat yang sangat berguna di dalam berbagai keperluan terutama di dalam bidang GIS. 
GeoServer dapat menghubungkan informasi/data yang ada ke dalam suatu global virtual seperti Google Earth dan Nasa World Wind, serta menghubungkan ke dalam peta berbasis web seperti Google Maps, Bing Maps, dan OpenLayers. Dengan aplikasi ini kita dapat menampilkan data ke dalam berbagai format.
siklus georserver
Input dan Output
WMS (Web Map Service) :
AtomPub, GIF, GeoRSS, GeoTiff, JPEG, KML, OpenLayer, PDF, PNG, SVG, Tiff.
WFS (Web Feature Service) :
CSV, GML, GeoJSON, KML, Shapefile.
GeoServer memiliki fungsi utama sebagai server bebas dan terbuka dalam membangun data spasial. Sama seperti Apache HTTP Server yang telah menawarkan web server gratis dan terbuka untuk mempublikasikan HTML. GeoServer dapat di jalankan di dalam Sistem Operasi Linux, Windows, dan OS X.
Silahkan download GeoServer pada link di atas. Pilih tipe yang di inginkan (bisa Stable atau Maintenance). Untuk pemula sebaiknya pilih Stable. Sebelum melakukan instalasi GeoServer, pastikan PC yang di gunakan sudah memiliki JRE (Java Runtime Environment), jika belum silahkan download pada link di atas. Jika JRE sudah terinstal, silahkan lakukan instalasi pada GeoServer. Untuk lebih jelas, cara instalasi GeoServer dapat di cari di google.
Sebagai contoh, kita akan memasukan data SHP ke dalam GeoServer, caranya siapkan data SHP lengkap, di sini saya akan menggunakan SHP Kota_Bandung. Simpan SHP tersebut di directory tempat menginstal GeoServer. Dalam contoh ini saya menyimpan SHP ke C:\Program Files\GeoServer 2.8.2\data_dir. Buat folder baru dengan nama BDG_Latihan lalu copy SHP tersebut.
Jalankan GeoServer kemudian pada browser masuk ke halaman GeoServer (http://localhost:8080/geoserver/web/) sesuaikan dengan port yang digunakan pada saat instalasi. Lalu login dengan username dan password yang digunakan.
Setelah login, masuk ke Workspaces > Add New Workspace. Buat workspace baru dengan nama Bandung, dan isikan namespace uri dengan nama yang di inginkan. Klik Submit.
New Workspace
New Workspace
Kemudian masuk ke Stores > Add New Store. Pilih Shapefile, Isikan kolom yang tersedia seperti berikut :
  1. Workspace : Pilih nama workspace yang sebelumnya telah di buat
  2. Data Source Name : Isi dengan nama file yang di input
  3. Description : Deskripsi singkat dari file yang di input
  4. Shapefile Location : Lokasi file Shapefile di simpan (di directory instalasi GeoServer C:\Program Files\GeoServer 2.8.2\data_dir\BDG_Latihan\kota_bandung.shp)
  5. DBF Charset : Biarkan Default
Input file to GeoServer
Input file to GeoServer
Save tahapan di atas, kemudian masuk ke data Layers > Add a new resource. Pilih nama workspace dan nama stores yang sebelumnya di buat. Pada bagian action klik publish. Sekarang kita akan mempublikasikan layer SHP tersebut agar dapat di tampilkan ke dalam peta web, di dalam halaman Edit Layer, pada bagian Coordinat Reference System > Declare SRS, klik find. pada search box masukan angkat 4326. Itu dimaksudkan untuk mendeklarasikan sistem koordinat yang digunakan ke dalam sistem koordinat Geografis Longitude/Latitude dengan datum WGS 84 dan EPSG:4326.
Edit Layer
Edit Layer
SRS handling isi dengan Reproject native to declared. Pada Bounding Boxes, klik Compute from data dan Compute from native bounds. Klik Save. Untuk mengatur bentuk objek yang ditampikan bisa di atur pada bagian Publishing.
Dan tahap terakhir yaitu menampilkan objek SHP Kota_Bandung. Caranya masuk ke data Layer Preview, cari nama layer Kota_Bandung, kemudian pilih format data yang akan digunakan untuk menampilkan objek kota_Bandung. Sebagai contoh kita gunakan saja OpenLayers, dan hasilnya kurang lebih akan seperti gambar berikut :
Kota Bandung di OpenLayers
Kota Bandung di OpenLayers
Agar tidak penasaran, coba satu per satu format data yang ditampilkan. Sekian artikel dengan judul PENGERTIAN GEOSERVER ini, untuk artikel yang akan datang, kita akan coba membuat peta web/webGIS sederhana dengan menggunakan GeoServer dan LeafletJS. Semoga Bermanfaat . . .

Wassalamualaiakum Wr.Wb

0 komentar:

Post a Comment