PERLUKAH KOREKSI GEOMETRIK CITRA LANDSAT 8?

Leave a Comment
Assalamualaikum Wr.Wb

Koreksi Geometrik merupakan proses menyesuaikan koordinat pixel pada citra dengan koordinat bumi dalam bidang datar. Citra pengindraan jauh hasil perekaman sensor pada satelit maupun pesawat terbang merupakan representasi dari bentuk permukaan bumi yang tidak beraturan. Meskipun kelihatannya merupakan daerah yang datar, tetapi area yang direkam sesungguhnya mengandung kesalahan (distorsi) yang diakibatkan oleh pengaruh kelengkungan bumi dan atau oleh sensor itu sendiri. Sehingga diperlukan proses koreksi geometrik untuk memperbaikinya.
Kesalahan Geometrik terdiri dari dua macam :
  • Kesalahan sistematis : Hal ini disebabkan karena kesalahan pada sensor. Untuk memperbaikinya diperlukan informasi sensor dan data ephemeris saat perekaman.
  • Kesalahan acak : Biasanya disebabkan oleh efek rotasi bumi serta orbit dan perilaku satelit. Untuk memperbaikinya diperlukan titik kontrol tanah (GCP) untuk menyesuaikan koordinat pixel dari citra dengan objek yang sama di bumi dalam bidang datar, Proses ini sering disebut Rectifikasi.
Sebelum citra dilepas untuk umum, kesalahan sistematis biasanya sudah dikoreksi terlebih dahulu. Lantas perlukah koreksi geometrik untuk citra landsat 8?
Sebelum dilepas ke publik, Citra landsat 8 sudah melalui proses penyesuaian data sensor dan ephemeris, serta menggunkan GCP untuk mengatasi kesalahan geometriknya.
Untuk lebih jelasnya, kita dapat membuka metadata yang tergabung dengan kumpulan band citra landsat 8. 
metadata
Ketarangan GCP Citral Landsat 8 
Gambar di atas merupakan isi keterangan titik kontrol tanah (GCP) yang digunakan untuk koreksi geometri pada citra landsat 8 yang saya punya, dalam ketarangan di atas, GCP yang digunakan berjumlah 185 titik, dengan total RMSE (root mean square error) 7,1 meter dan RMSE arah Y = 4,7 meter, X = 5,2 meter.
Sehingga dari keterangan di atas, dapat disimpulkan bahwa citra landsat 8 yang dilepas ke publik, merupakan produk L1 T (level-one terrain-corrected) yang telah terbebas dari kesalahan sensor. Sehingga tidak perlu dilakukan Koreksi Geometrik lagi.
Semoga bermanfaat . . .
(referensi : imjaelani.com)

Wassalamualaikum Wr.Wb

0 komentar:

Post a Comment